calijakarta

A topnotch WordPress.com site

[Normalisasi Waduk Puit] Menegakkan HAM Tanpa Melanggar HAM [Editorial Media Indonesia] METRO TV

Leave a comment

Penguasaha Penguasaha·288 videos
SubscribeSubscribedUnsubscribe19,229

Like 234     Dislike 5

Like
Report

Published on May 24, 2013

Twitter @Penguasaha : https://twitter.com/Penguasaha
Facebook: http://www.facebook.com/pengua.saha.9
Google+ (Pengua saha): https://plus.google.com/1161018713705…

Menegakkan HAM tanpa Melanggar HAM [Bedah Editorial Media Indonesia] METRO TV

Jumat, 24-Mei-2013
SEBAGAI pengawal tegaknya hak asasi manusia (HAM), Komnas HAM semestinya bersikap profesional. Namun, dalam kasus Waduk Pluit, Komnas HAM justru sempat bertindak serampangan.
Atas nama HAM, Komnas HAM menentang rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merevitalisasi Waduk Pluit. Dengan berbekal pengaduan warga bantaran Waduk Pluit yang hendak digusur, Komnas HAM bahkan begitu gampang melontarkan indikasi bahwa Pemprov DKI melanggar HAM.
Komnas HAM begitu reaktif. Mereka amat mudah memosisikan warga sebagai pihak teraniaya dan Pemprov DKI sebagai penganiaya. Komnas HAM pun serta-merta menguliti kesalahan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Di mata Komnas HAM, hak warga bantaran Waduk Pluit atas kesejahteraan dilanggar karena pembangunan tidak boleh memiskinkan rakyat. Begitu pula soal hak atas rasa aman, Komnas HAM menganggap warga kini hidup dalam ketakutan diintimidasi aparat.
Sekilas, Komnas HAM tampil heroik. Mereka menjelma sebagai pahlawan pembela rakyat. Namun jika kita berpikir jernih, sejatinya Komnas HAM salah kaprah, salah menempatkan makna mulia hak asasi manusia.
Betul bahwa setiap orang di negeri ini punya hak atas kesejahteraan, tempat tinggal, dan penghidupan layak. Betul pula bahwa rakyat berhak atas rasa aman untuk menjalani detik demi detik kehidupan. Akan tetapi, bukan berarti mereka bisa semau gue menikmati hak-hak itu.
Waduk Pluit ialah milik negara yang mesti dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Faktanya, selama puluhan tahun, sebagian lahan waduk dikuasai warga, mafia, preman, hingga pengusaha.
Luas waduk yang awalnya 80 hektare kini tinggal 60 hektare. Kedalaman yang idealnya 10 meter kini hanya 3 meter. Imbasnya ia amat minim faedah sebagai tandon air untuk meminimalkan banjir yang konsisten mengancam jutaan penduduk Ibu Kota. Artinya, tidak ada alasan untuk tidak mendukung langkah Jokowi mengembalikan waduk itu ke fungsi semula.
Jika Komnas HAM terus ngotot membela warga penyerobot tanah negara, itu jelas mereduksi kewibawaan mereka sebagai komisi yang disegani. Apalagi, dalih mereka cenderung tak akurat. Soal hak warga atas kesejahteraan, misalnya, bukankah Pemprov DKI telah menyiapkan rumah susun sewa lengkap dengan tempat tidur dan televisi untuk mereka yang direlokasi?
Kita mengapresiasi Komnas HAM akhirnya melunak dan mendukung langkah Pemrov DKI setelah mereka berdialog dengan Jokowi. Kita berharap, ke depan Komnas HAM tak lagi bersikap dan bertindak serampangan dalam mengawal penegakan HAM di Republik ini.
Tak cuma melulu mengawasi peran negara, Komnas HAM seharusnya mendidik rakyat dari strata mana pun agar terbiasa menghormati hak asasi orang lain. HAM wajib ditempatkan pada porsi sebenarnya bahwa siapa pun yang salah tak patut dibela dan yang benar harus didukung.

http://www.metrotvnews.com/videoprogr…

Intro: RavenProDesign

http://www.RavenProDesign.com

Top Comments

    • Remove
    • Report profile image
    • Flag for spam
    • Block User
    • Unblock User

    jack jadul

    jack jadul 1 week ago

    Waduh…, komnas ham tidak profesional

  • suwandi mati sesaat setelah menelepon metro tv, coba aja cek… dengar dengar kesedek mati kecekek lidah sendiri

Video Responses


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.